No Game No Life Dilarang Di Australia, Wah Kok Bisa?

Bagi para kalangan penggemar anime dan manga Jepang, siapa sih yang tidak tahu NGNL (No Game No Life)?

No game No Life NGNL
NGNL

Kabar Anime – Bertambah lagi deretan genre ecchi yang telah dilarang untuk diperjual-belikan di Negara Australia. Kali ini, Pemerintah Australia kembali melarang volume-volume light novel “No Game No Life” atau lebih dikenal “NGNL“.

Setiap transaksi yang berhubungan dengan penjualan dan impor, akan mulai distop terutama hal-hal yang berbau ecchi dan kekerasan.

Untuk light novel No Game No Life sendiri, terdapat 3 volume yang akan diberhentikan klasifikasinya. Daftar yang ditolak antara lain NGNL Vol.1, Vol.2 dan Volume 9 light novelnya. Dapat diartikan bahwa, ketiga volume tersebut tidak bisa diperjual-belikan secara bebas di toko-toko buku yang menjualnya.

Mereka menjelaskan bahwa terdapat unsur-unsur yang mengandung materi dewasa dan pornografi anak. Terutama tentang penggambaran sang karakter utama dalam NGNL yaitu Sora dan adiknya Shiro. Contohnya seperti adegan incest antara kakak beradik Shiro dan Sora. Ilustrasi telanjang Stephanie Dola dan cerita tentang permainan yang dianggap judi dan sebagainya.

genre novel, manga dan anime terkenal
SAO

Tidak cukup sampai di situ. Komik dan novel populer seperti SAO (Sword Art Online), Eromanga Sensei dan Goblin Slayer juga terkena imbasnya. Jaringan toko buku Jepang yang ada di Sydney yaitu Books Kinokuniya, telah mengkonfirmasi penghapusan manga-manga yang dianggap sejenis NGNL. Berawal dari laporan Legislator Australia Selatan Connie Bonaro yang mengusulkan agar segera menghapus komik-komik yang ada unsur dewasanya.

Penutup – Pojok Q&A

SAO, Goblin Slayer dan Eromanga Sensei Kenapa Harus Dilarang?

Khususnya untuk Sword Art Online, untuk animenya sendiri sih ini termasuk salah satu yang populer. Sebagai salah satu fanservice anime yang bergenre game RPG terkenal, sayang banget kalo novelnya harus ditarik. Apalagi genre sejenisnya yang juga populer seperti No Game No Life.

Terus ada anime isekai yang juga populer seperti Goblin Slayer, kisah heroik Goblin Slayer dalam membasmi goblin. Memang terdapat banyak scene-scene kekerasan dalam anime Goblin Slayer. Tapi sebagai penggemar, ada baiknya Kita mengambil sisi-sisi positif dari kisah anime-anime dan komik. Mungkin banyak di luar sana yang menggabungkan cerita-cerita fiksi komik sebagai dunia nyata.

Bagaimana menurut Kalian. Apakah anime, light novel dan komik dapat menghasut seseorang untuk berbuat tindakan kriminal?.

Subscribe
Notify of
guest
0 Jejak
Inline Feedbacks
View all comments