Resmi Diumumkan! Serial Anime InuYasha Dibuat Versi Gamenya

InuYasha Yomigaeru Monogatari (InuYasha-The Awakening Story)
Key Visual

Depeloper asal Korea, Hammer Entertainment mengumumkan pada hari Senin(27/01), selaku pengembang permainan Action Role-playing game(ARPG) di smartphone iOS dan Android, akhirnya mengangkat serial Anime InuYasha menjadi sebuah game yang bernama InuYasha Yomigaeru Monogatari (InuYasha-The Awakening Story). InuYasha adalah Manga ciptaan Rumiko Takahashi yang sangat populer di dunia. Bahkan Anime-nya pernah tayang di salah satu TV swasta di Indonesia. Game Mobile Inuyasha akan menjadi permainan pertama di Jepang yang akan hadir di pertengahan tahun 2020.

Walaupun ceritanya berbalut Action dan Fantasy, Rumiko juga memberikan bumbu Romance dalam kisah Manga ini, yaitu hubungan asmara antara Kagome dan Inuyasha

Permainan ini diharapkan sebagai permainan aplikasi 3D penuh pertama berdasarkan InuYasha, dan akan menampilkan Inuyasha, Kagome, dan karakter lain yang dapat berteman selama cerita berlangsung. Pemain dapat melakukan penyerangan dan melawan pemain lain(PVP) saat mereka menjelajahi dunia.

Inuyasha – Yomigaeru Monogatari (Inuyasha – The Awakening Story)

Versus Monsters
Tampilan PvE
Camp
Tampilan PvP

Sinopsis singkat:

Diceritakan bahwa Kagome Higurashi, seorang siswi sekolah berusia 15 tahun dari Tokyo yang kembali ke Jepang pada masa Sengoku setelah jatuh ke dalam sebuah sumur di kuil milik keluarganya, tempat di mana ia bertemu dengan siluman anjing setengah manusia—Inuyasha. Ketika sesosok monster dari era tersebut mencoba merebut bola kristal Shikon no Tama yang ada pada Kagome, ia secara tak sengaja menghancurkan kristal tersebut menjadi banyak bagian yang tersebar di seluruh Jepang. Inuyasha dan Kagome memulai perjalanan untuk mengumpulkannya sebelum siluman setengah laba-laba yang kuat dan jahat bernama Naraku menemukan semuanya. Inuyasha dan Kagome mendapatkan beberapa rekan sepanjang perjalanan mereka, termasuk Shippo, Miroku, Sango dan Kirara. Berbeda dengan unsur komedi yang ada pada karya Takahashi sebelumnya, manga Inuyasha memiliki tema yang lebih gelap dan lebih serius, menggunakan latar era Sengoku agar dengan mudah menampilkan konten kekerasan sambil tetap mempertahankan beberapa elemen komedi.

Hammer Entertainment juga mengerjakan The Seven Deadly Sins: Grand Cross (Nanatsu No Taizai ~ Hikari to Yami No Grand Cross) RPG game Android Mobile.

Sumber: Social Game Info

Subscribe
Notify of
guest
0 Jejak
Inline Feedbacks
View all comments